Kepala Bidang Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Drs. Andi Lukman, M.Si saat memberi sambutan pada Rapat Senat Terbuka Luar Biasa Wisuda Program Sarjana STIM Bisnis Gorontalo, Sabtu (22/06) kemarin.(foto_hms.bmg)

KAMPUS BMG – Keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi, sangat dibutuhkan. Karena sumber daya manusia (SDM) yang dilahirkan dari pendidikan tinggi, jelas akan menyokong pengembangan daerah.
Ini diungkap Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi yang diwakili Kepala Bidang Akademik dan Kemahasiswaan LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi, Drs. Andi Lukman, M.Si, saat memberi sambutan pada pelaksanaan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Wisuda Program Sarjana di kabupaten Boalemo, Sabtu (22/06) kemarin.
“Hari ini (kemarin, red), STIM Bisnis Gorontalo telah melahirkan para cendekiawan muda yang siap mengabdikan dirinya kepada Nusa dan Bangsa. LLDikti memberi apresiasi yang setinggi-tingginya kepada penyelenggara dan pengelola STIM Bisnis Gorontalo,” kata Andi Lukman.
Wisuda yang dilaksanakan ini, kata Andi, memberi gambaran bahwa penyelenggara dan pengelola STIM Bisnis Gorontalo telah melaksanakan amanah yang diberikan masyarakat dan pemerintah terutama yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, baik di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat.
Keberadaan Perguruan Tinggi, kata Andi, akan memberi pengaruh besar bagi peningkatan sumber daya manusia (SDM) di daerah. “Pemerintah dan masyarakat perlu mendukung penyelenggaraan pendidikan tinggi. Anas nama LLDikti, kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Boalemo yang telah mengalokasikan memberikan beasiswa kepada putra putri daerah yang studi di STIM Bisnis Gorontalo,” kata Andi pada pelaksanaan Wisuda yang dihadiri langsung oleh Bupati Boalemo Darwis Moridu.
Semua lulusan yang telah diwisuda ini, kata Andi, telah didahului dengan verifikasi berdasarkan standar yang ada di LLDikti Wilayah IX Sulawesi. “Semua lulusan STIM Bisnis Gorontalo yang diwisuda ini, adalah legal dan sudah melakukan verifikasi berdasarkan surat yang dikeluarkan LLDikti. Kami mengharapkan kepada penyelenggara dan pengelola terus mengembangkan perguruan tinggi ini. Diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” tandas Andi.
Keberadaan LLDkti, kata Andi, sangat erat kaitannya dengan bagaimana agar Perguruan Tinggi bisa menciptakan lulusan yang berkualitas.
“LLDikti hadir untuk mendukung dan mengawal penjaminan mutu. Salah satu untuk mendukung penjaminan mutu ini, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan. Saat ini, adalah 4600 Perguruan Tinggi, baik PTS maupun PTN. Dan kebijakan itu berkaitan dengan upaya pemerintah untuk mengurangi jumlah Perguruan Tinggi dalam kurun waktu 2 sampai 3 tahun ke depan. Dan bagi penyelenggara yang mengelola 2 sampai 3 PTS, akan digabung (merger). Sementara PTS yang jumlah mahasiswanya sedikit, akan digabung dengan PTS yang jumlah mahasiswanya lebih banyak,” kata Andi.(hms/bmg)