Pada pertemuan yang digelar di UMGo, Prof. Jasruddin menyampaikan arahan tentang pengembangan karir dosen tetap lingkungan PTS, Kemudian yang kedua, diskusi tanya jawab berkaitan dengan seputar persoalan-persoalan yang dihadapi, oleh baik itu dosen maupun perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo,” kata Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG), Dr. Ir. Azis Rachman, MM, yang juga hadir pada Sulaturrahmi Dosen PTS bersama Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi.
Arahan yang disampaikan Prof. Jasruddin, kata Dr. Azis, menjadi motivasi bagi para dosen ntuk terus meningkatkan karir terutama jenjang jabatan fungsional dosen, mulai dari asistem ahli sampai Lektor, Lektor Kepala dan Guru besar.

“Jenjang karir ini, kata Prof. Jasruddin, sangat penting dalam rangka untuk meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan tinggi di Provinsi Gorontalo. Dan ini sejalan dengan kebijakan yang dilakukan di YBMG, dimana para dosen terus kita dorong untuk mengembangkan kapasitas dan jenjang karirnya,” kata Dr. Azis yang juga Ketua BPH Yayasan Bina Taruna Gorontalo.

Pengembangan karir dosen dan peningkatan mutu dan kualitas PTS, kata Dr. Azis, menjadi sangat penting dalam rangka memberi kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia di Gorontalo. “15 PTS ditambah dengan 3 PTN yang ada di Gorontalo, memiliki peran strategis dalam memberikan kontribusi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) lulusan. Keberadaan Perguruan Tinggi memberi ruang dan kesempatan bagi lulusan SMA,” kata Dr. Azis.

Pada kegiatan tersebut, Rektor UMGo Dr. dr. Muhammad Isman Jusuf, Sp.S, yang juga selaku Ketua APTISI Wilayah IX C Gorontalo, sempat menyampaikan laporan tentang kondisi PTS yang ada di Gorontalo saat ini.