Tim STIM Bisnis Gorontalo saat menggelar Sosialisasi Program Pengembangan Kapasitas Aparatur Desa di kantor Camat Suwawa Timur.(foto_hms.bmg)

KAMPUS BMG – Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) terus mengambil peran dalam men-support program pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang digulirkan pemerintah daerah kabupaten Bone Bolango.
Dan sebagai Perguruan Tinggi yang mitra Pemda Bone Bolango, STIM Bisnis Gorontalo terus memberi peluang kepada aparatur desa dan kecamatan untuk melanjutkan studi.
Terkait hal itu, STIM Bisnis Gorontalo, Rabu (19/06) kemarin menggelar sosialisasi di kecamatan Suwawa Timur. Kegiatan yang dihadiri oleh Camat Suwawa Timur, aparatur kecamatan dan desa ini, tim dari STIM Bisnis Gorontalo banyak menyampaikan informasi-informasi menyangkut kesempatan studi jenjang D3 maupun S1 di beberapa Prodi.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Camat Suwawa Timur, Maxmilliam Ali, S.Pd. “Saya mendukung jika ada aparatur baik kecamatan dan desa yang ingin melanjutkan studi. Cita-cita Bupati Bone Bolango diakhir 2020, ada lebih dari 10 kantor desa yang harus menjadi Desa Maju,” kata Camat Suwawa Timur pada kegiatan yang dihadiri oleh seluruh aparatur dari 9 Desa di wilayah kecamatan Suwawa Timur.
Dan untuk mewujudkan cita-cita tersebut, kata Camat, dibutuhkan SDM yang berkualitas dan mumpuni dalam menjalankan program demi mencapai inovasi di tingkat desa dan juga kecamatan.
Sementara itu, Ketua STIM Bisnis Gorontalo, Imam Mashudi, M.Pd dalam menyampaiannya saat sosialisasi mengungkap beberapa point penting terkait dengan sosialisasi tersebut.
“Kerjasama pengembangan SDM aparatur desa ini, sudah dimulai sejak 2015 lalu diawali dengan penandatanganan MoU antara Pemda Bone Bolango dan YBMG. Kemudian diperkuat dengan MoA antara STIM Bisnis Gorontalo dengan Dinas Pemdes Bone Bolango,” kata Imam.
Sosialisasi ini juga merupakan tindak lanjut dari pemberitahuan yang disampaikan oleh Dinas Pemdes yang menginginkan agar seluruh aparatur yang baru lulus SMA/SMK/MA diharapkan terdorong untuk studi jenjang D3. Dan bagi aparatur desa lulusan D3 diharapkan bisa melanjutkan studi ke S1.
“Dalam surat itu juga, para Kades diharapkan bisa merekomendasikan aparaturnya untuk studi dalam rangka peningkatan kapasitas,” kata Imam. Imam juga menyampaikan, untuk wilayah kecamatan Suwawa Timur sudah 90 persen desa merekomendasikan aparatnya untuk lanjut studi. “Untuk 10 persen desa lainnya, akan menyusul rekomendasinya,” kata Imam.(hms/bmg)